Rincian melihat Pengolahan Teh di Malabar Tea Perkebunan

Pangalengan Bandung Selatan bisa menjadi salah satu tujuan wisata yang menarik. Terletak di dataran tinggi, wilayah ini memiliki suasana alam yang masih asri dan udara sangat dingin.

Berbagai pilihan wisata alam untuk memilih dari ketika kami mengunjungi Pangalengan, salah satu perjalanan Malabar Tea Plantation. Malabar Tea Perkebunan terletak di Desa Kabupaten Banjarsari, Pangalengan, Bandung. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari Pasar Pangalengan.

Rincian melihat Pengolahan Teh di Malabar Tea Perkebunan
Rincian melihat Pengolahan Teh di Malabar Tea Perkebunan

Rincian melihat Pengolahan Teh di Malabar Tea Perkebunan

Beberapa perkebunan teh di Pangalengan, Malabar Perkebunan Teh adalah yang terbesar. Lebar mencapai 2.022 hektar. Jika Anda bepergian ke Malabar Tea Plantation, bukan hanya pandangan dari semua-hijau menyegarkan mata dapat diperoleh. Ada juga serangkaian cerita tentang pendiri dan pengembangan Malabar Perkebunan Teh dari waktu ke waktu.

Mr. Bosscha

Karel Albert Rudolf Bosscha (Mr. Bosscha) administrator yang mendirikan perkebunan Malabar Tea Plantation pada tahun 1896. Pekerja di Malabar Tea Plantation sangat menghargai sosok Mr. Bosscha. Selain bertangan dingin mengelola perkebunan teh, Mr. Bosscha juga memiliki perhatian besar terhadap pekerja dan penduduk dekat Malabar Tea Plantation.

Di bawah pengelolaan Mr Bosscha, Malabar Perkebunan Teh berkembang pesat. Teh yang dihasilkan daun Malabar Tea Plantation dikenal memiliki kualitas yang sangat baik. daun teh olahan tidak hanya dijual di dalam negeri, tetapi juga diekspor ke luar negeri.

Di masanya, Mr. Bosscha’ve mendirikan dua pabrik teh di daerah Malabar Tea Plantation. Pertama, pabrik teh Malabar, pabrik teh sekarang menjadi Sports Hall Gelora Dynamics. Kedua, Pabrik Teh Tanara dikenal sebagai pabrik teh Malabar yang masih beroperasi hari ini.

Menjelajahi Malabar Tea Perkebunan

Mengemudi di sekitar perkebunan salah satu kegiatan menarik yang bisa dilakukan saat berkunjung ke Malabar Tea Plantation. Ada cara unik untuk menjelajahi hamparan hijau di Malabar Tea Plantation. Salah satunya dengan mengikuti tea walk. Dengan tea walk, selain keindahan alam di sekitar perkebunan, kami juga akan disajikan potongan-potongan kisah Pak Bosscha di Malabar Tea Plantation.

Ini tea walk dimulai dengan mengunjungi makam Bosscha. Bangunan makan perban didominasi warna putih dan dikelilingi oleh taman yang indah. Di bagian belakang, ada hutan teh yang pernah digunakan sebagai lahan awal untuk menghasilkan bibit teh. Tanah tersebut tidak lagi digunakan sehingga tanaman yang ada teh tidak lagi dipanen. Tanaman teh tumbuh begitu tinggi yang akhirnya diubah menyerupai lahan hutan.

Dari teh hutan, kemudian tiba di rumah Bosscha. rumah sederhana dihuni oleh Bapak Bosscha. Bosscha di rumah kita dapat melihat penampilan rumah kuno arsitektur khas Belanda. Foto-foto warisan, furniture kuno, dengan piano antik menghiasi dalam.

Bepergian Paket Lengkap

Dekat rumah ada beberapa khusus Bosscha. Harga dan fasilitas yang ditawarkan bervariasi, tetap disesuaikan dengan selera. Jika Anda bisa bangun pagi, sepanjang jalan di perkebunan teh sambil menikmati semburat Sunrise akan membuka pagi manis.

Belum puas? Berhenti di pabrik teh Malabar untuk melihat proses pengolahan teh botol. Ini akan menjadi pengalaman baru yang mudah diingat. Kami akan dipandu untuk melihat serangkaian proses, dari produksi daun teh yang baru dipetik, daun teh layu rekayasa, penggilingan, sampai tahap kemasan.

Sebelum berangkat, membuat waktu untuk mampir ke Malabar Tea Corner yang terletak di kompleks kantor perkebunan. Menikmati secangkir rasa teh panas dibuat dari daun teh asli Malabar Tea Plantation hasil Corner juga menyediakan teh kemasan, dan souvenir dapat dibeli sebagai oleh-oleh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *