Malabar Tea Perkebunan Travel, Sejarah dan pesona

Malabar Tea Plantation adalah salah satu perkebunan teh yang populer di Indonesia. Selain perkebunan teh terbesar ketiga di dunia, Malabar Perkebunan Teh juga sangat populer di kalangan wisatawan. Bahkan banyak orang yang memiliki rencana dan berharap untuk berlibur di sana secepat mungkin. Apakah Anda di antara mereka?

Malabar Tea Perkebunan Travel, Sejarah dan pesona
Malabar Tea Perkebunan Travel, Sejarah dan pesona

 Malabar Tea Perkebunan Travel, Sejarah dan pesona

Perkebunan Malabar dan sejarah

Lihat informasi lebih lanjut tentang perkebunan Malabar di bawah ini.

Perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) memiliki lahan seluas 2.022 hektare. Dengan luas yang dapat mengolah daun teh 60.000 kg per hari. Hasil 90% dari produksinya diekspor ke luar negeri. Perkebunan dibuka sejak era kolonial di tahun 1890 mempekerjakan sekitar 1.860 karyawan.

perkebunan ini berkembang pesat dikelola oleh Karel Albert Robert Bosscha sejak 1896. Karel Albert Robert Bosscha datang ke Indonesia pada tahun 1887 sebagai penjajah yang menjabat sebagai administrator di perkebunan teh di Bandung. selain manajer perkebunan teh yang terkenal, dia adalah pendiri dari Technische Hogeschool atau kini lebih dikenal dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

perkebunan teh Malabar juga digunakan sebagai wisata alam penuh nilai sejarah. Banyak cerita yang harus diabadikan oleh perkebunan ini. Kolonial sangat mengutuk orang-orang, ada juga di tengah-tengah hamparan hijau Malabar ini. Di mana orang-orang dan petani kecil hanya ditanam dan diberi upah rendah. Tidak jarang bahkan jika pulang dengan tangan hampa. Hasil real dijual ke Eropa dengan keuntungan yang mendapatkan untuk Hindia Belanda sendiri. Sebagian hasilnya diangkut ke negara penjajah asal ke orang-orang Belanda.

Namun demikian, perumahan ini telah sering memberikan kontribusi terutama untuk Pangalengan dan sekitarnya. Serta bagi pecinta teh di seluruh Indonesia dan di mana pun berada. Setelah beberapa abad sampai sekarang pesona perkebunan teh Malabar tidak pudar. Bahkan semakin populer bagi pengunjung untuk mendamaikan hati dan pikiran. Keindahan hamparan hijau yang membuat mata segar menatapnya. Belum lagi foto-foto cantik dari latar belakang dedaunan permadani. Begitu menakjubkan!

Malabar Tea Perkebunan dan pesona

Pekan ke Kota Kembang, Bandung, tentu tidak akan terjawab untuk menikmati keindahan alam Canning ini. Pengalengan adalah sebuah distrik yang terletak di bagian selatan Bandung yang memiliki topografi perbukitan dan pegunungan. Keindahan alam di sini adalah tidak diragukan lagi. Sepanjang jalan pejalan kaki akan disuguhi pemandangan hamparan hijau yang membentang di kedua sisi jalan.

Malabar Tea Plantation terletak di Desa Banjarsari, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sejauh 45 kilometer dari pusat Kota Bandung, atau sekitar 2 jam.

Jika Anda berangkat dari Pangalengan sejauh 10 kilometer. Perkebunan ini terletak di ketinggian 1550 meter di atas permukaan laut. Suhu di antara 16-26 derajat Celcius.

Tidak hanya kebun teh, tapi memperlakukan hutan pinus, hamparan kebun sayur, bukit landai curam dan udara dingin. Tak jarang, warga setempat akan melihat aktivitas memetik teh. Pandangan ini tentu memanjakan setiap mata yang ditemukan.

Meskipun pandangan disajikan sangat menarik, tapi pengunjung masih harus berhati-hati untuk melakukan perjalanan ke Malabar Tea Plantation. Karena jalan yang dilalui bagian berbukit dari Bandung Selatan panjang dan berliku. Hal ini disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan dekat dengan lalu lintas tanda-tanda yang ada.

Ketika tiba di tarik satu ini, tentu saja ada beberapa pertanyaan seperti, apa yang dapat dilakukan dan disediakan di sini? Tentu saja, banyak yang dapat dilakukan dan menarik untuk menikmati. Berikut adalah beberapa memperlakukan rapi tersedia di Malabar Tea Plantation.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *